BerandaEkonomi & BisnisStrategi BUMDes Mlirip Atasi Masalah Pengangguran

Strategi BUMDes Mlirip Atasi Masalah Pengangguran

Mojokerto – Program sharing value PT Ajinomoto dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Barokah milik Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Mojokerto, menjadi salah satu solusi menyelesaikan permasalahan pengangguran dan upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

Strategi kerjasama antara BUMDes Barokah dan perusahaan yang memproduksi berbagai bumbu penyedap masakan ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, saat melaunching Small Entrepreneurship, di Balai Desa Mlirip.

Pada kesempatan tersebut, Bupati perempuan pertama di Bumi Majapahit itu juga menyerahkan bantuan gerobak mie ayam dan bakso kepada warga. Sedikitnya ada lima gerobak mie dan bakso yang diserahkan. Bantuan tersebut merupakan kerjasama yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Mlirip melalui BUMDes Barokah dengan PT Ajinomoto.

“Ini adalah program dan ide yang sangat luar biasa, jadi para penerima gerobak ini tidak hanya mendapat gerobak saja, tetapi juga mendapatkan pelatihan. Sehingga setelah diserah terimakan, gerobak ini bisa langsung difungsikan, karena penerimanya sudah mendapat pelatihan skill untuk berjualan mie bakso dan mie ayam bakso,” kata Bupati Ikfina, Jumat (13/01).

Bupati Ikfina pun sepakat, dengan adanya gerakan sharing value dari Ajinomoto. Menurutnya, selain menyelesaikan permasalahan pengangguran dan upaya pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19, kedepan manfaatnya mampu merambah ke masyarakat yang lain.

“Sehingga masyarakat yang lain pun nanti bisa merasakan manfaatnya. Ini adalah bagian untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran imbas pandemi dan transformasi digital,” ujar Ikfina.

Sementara Kepala Desa Mlirip, Purwanto menambahkan, penyerahan lima gerobak untuk berjualan mie ayam dan bakso ini wujud kerjasama antara BUMDes dan Ajinomoto untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran di Desa Mlirip.

“Di Desa Mlirip, pengangguran juga banyak, dengan adanya program sharing value Ajinomoto ini, kami bekerjasama untuk membuka lapangan pekerjaan, sehingga sedikit demi sedikit permasalahan pengangguran di desa kami teratasi,” ungkapnya.

Purwanto berharap, program-program hasil kerjasama dengan perusahaan yang berada di sekitar Desa Mlirip bisa berimbas positif terhadap masyarakat. “Harapan kami, program semacam ini bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat kami,” harapnya.

Senada dengan Purwanto, Direktur Ajinomoto Mojokerto, Yudho Kusbandrio, menjelaskan, program sharing value ini merupakan program dari perusahaan pusat yang juga harus diikuti oleh perusahan-perusahaan di daerah.

“Tentunya kami ingin membangun masyarakat di sekitar perusahaan kami turut sejahtera, sharing value ini merupakan perubahan dari CSR, yang dikembangkan menjadi gerakan sharing value ini,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan Launching Small Entrepreneurship Desa Mlirip kali ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto, M Iwan Abdillah, Camat Jetis, jajaran kepala desa di wilayah Kecamatan Jetis, serta pejabat dari PT Ajinomoto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular