BerandaHukum Kriminal12 Pemuda Mabuk Keroyok Pemotor Asal Jombang Hanya Gegara Disalip

12 Pemuda Mabuk Keroyok Pemotor Asal Jombang Hanya Gegara Disalip

KABAR MOJOKERTO – 12 Pemuda di Mojokerto melakukan aksi pengeroyokan terhadap pemotor asal Jombang. 12 pelaku melakukan pengeroyokan hanya karena tak terima rombongannya disalip.

Akibat perbuatannya, kini mereka harus berurusan dengan polisi dan ditahan di rumah tahanan Polresta Mojokerto.

Waka Polresta Mojokerto Kompol Yuli Candra Dewi mengatakan, peristiwa bermula ketika 12 pelaku pesta minuman keras (miras) di tepi sungai Tropodo beberapa jam sebelum kejadian pada Sabtu, 08 Juli 2023 sekitar jam 22.00 WIB.

Mereka yakni, Yaitu OC (17) dan FB (16), warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan yang masih dibawah umur. Kemudian 10 lainnya, MR (21), YD (22), R (18), WS (19), RF (18), RR (20) dan DP (25), semuanya warga Kelurahan Meri, serta RA (20), MT (21) dan AT (18), ketiganya warga Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Setelah pesta miras mereka berencana mencari makan. Dengan kondisi mabuk mereka menuju daerah Jembatan Rejoto dengan menggunakan sepeda motor. Mendekati jembatan Rejoto pada  Minggu (9/7/2023) sekitar pukul 01.00 WIB, rombongan mereka disalip oleh AZ (19) warga  Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang, yang membonceng temannya menggunakan sepeda motor.


Tak terima disalip, rombongan 12 pemuda mabok itu mengejar AZ Sampai di Jembatan Rejoto. Mereka menghadang laju kendaraan AZ.

“Salah satu pelaku dengan berboncengan memepet korban dan menghadang korban. Lalu salah satu pelaku tersebut turun dari sepeda motor dan menendang sepeda motor korban,” kata Yuli saat konferensi pers di Mapolresta Mojokerto, Jumat (21/7/2023).

Aksi tersebut diikuti oleh para pelaku lainnya. Namun masing-masing miliki. RR 2 kali menendang sepeda motor korban. AT merampas ponsel korban yang saat itu ditaruh di dasboard sepeda motor. Tersangka MR, OC dan R menunggu di atas sepeda motor.

Sedangkan 7 pelaku lainnya memukul dan menedang kedua korban. Mereka adalah RA, MT, YD, WS, RF, DP dan FB. Setelahnya, gerombolan pemuda mabuk itu meninggalkan kedua korban begitu saja di Jembatan Rejoto.

Akibatnya korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan wajah. “Kondisi korban saat ini cukup parah, masih dirawat di rumah sakit,” jelas Yuli.

Mendapat laporan tersebut, anggota Satreskrim Polresta Mojokerto langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada Jum’at 14 Juli 2023 sekira jam 01.00 WIB anggota  Satreskrim Polresta Mojokerto  berhasil mengidentifikasi identitas para pelaku.

Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa kaos sepeda motor yang digunakan pelaku saat kejadian. barang bukti milik para pelaku.  Yakni,  Honda Scopy warna merah S4693NAK , Honda PCX warna merah S6121TS, Honda BeAt warna putih S6207RZ dan Honda Vario warna hitam S5803TN, dan 8 kaos.

Selain itu barang bukti berupa 1 dosbook Xiaomi Redmi Note 8 warna biru dan kaos hitam milik korban juga turut disita.

Atas kejadian tersebut, para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dan kekerasan dan atau pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dan pemberatan juncto pasal 55 KUHP dan atau pasal 170  KUHP.

(Lutfi Hermansyah/Latif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular