BerandaHukum KriminalAvanza Terparkir di Turunan Karlina Pacet Mojokerto Saat Kecelakaan Truk Tangki Air...

Avanza Terparkir di Turunan Karlina Pacet Mojokerto Saat Kecelakaan Truk Tangki Air Rem Blong Dinilai Langgar Lalu Lintas

KABAR MOJOKERTO – Tragedi kecelakaan maut di turunan Karlina Jalan Raya Desa Sajen Pacet Mojokerto yang bertepatan dengan agenda Karnaval Pacet, tuai fakta-fakta baru soal kendaraan terlibat. Salah satu yang terbaru adalah keberadaan mobil Toyota Avanza nopol N 1855 EO.

Mobil warna hitam yang tengah parkir tersebut dikemudikan Dandy Oktavianus Widiarjo (25) warga Desa Sukoreno Prigen Pasuruan. Posisi parkir kendaraan ini, juga menjadi titik penting dalam tragedi kecelakaan maut tersebut.

Ketika kejadian, mobil ini diparkir di lokasi kecalakaan, yakni di sisi kiri jalan turunan Karlina. Padahal, ketika itu arus lalu lintas di turunan Karlina sedang padat, dan parkir tersebut dinilai salah oleh pihak kepolisian karena melanggar lalu lintas.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko menjelaskan dengan rinci, posisi parkir mobil Avanza jelas melanggar rambu lalu lintas. Mobil Avanza tersebut juga parkir sembarangan menambah kepadatan lalu lintas di turunan.

“Setahu saya macetnya sebenarnya bukan karena Avanza itu parkir, karena situasi bubaran karnaval. Saat itu, sopir Avanza juga melihat karnaval. Kalau menurut anasisis kami, kalau parkir posisi ramai bisa juga menimbulkan suatu kepadatan arus. Pada intinya (Avanza) juga melanggar rambu-rambu lalu lintas,” terangnya kepada Kabarmojokerto.id.

Namun khusus untuk mobil Toyota Avanza nopol N 1855 EO, polisi belum memberi sanksi apapun kepada pengemudi mobil Avanza. Alasannya karena polisi masih fokus pada proses hukum sopir truk tangki air yang mengalami rem blong.

“Kami masih proses hukum sopir truk tangki. Status pengemudi Avanza saksi. (Apakah akan ditilang?) Kita lihat nanti. SIM, STNK dan kendaraan Avanza sudah kami sita,” tuturnya.

Truk tangki sarat muatan air nopol S 9085 UP menabrak 15 penonton karnaval di turunan curam Karlina, Jalan Raya Desa Sajen pada Kamis (24/8/2023) sekitar pukul 17.30 WIB, dan mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan 13 korban luka. Seluruh korban merupakan penonton Karnaval Kecamatan Pacet dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-78.

Truk tersebut dikemudikan Anton Dwi Aryatama (33), warga Kelurahan/Kecamatan Asemrowo, Surabaya itu mengalami rem blong di turunan Karlina. Dari hasil penyelidikan ditemukan fakta kesalahan, mulai dari kondisi rem, modifikasi rem dan administrasi uji KIR yang tidak terlengkapi.

Truk tangki air setidaknya menabrak 4 sepeda motor di depannya, yaitu Honda BeAT nopol S 4815 PW yang dikendarai Anastasya (19), warga Desa Tempuran Pungging Mojokerto dan Honda BeAT nopol S 6762 NAR yang dikemudikan Maria Ulfah (39), warga Desa Kalen Dlanggu Mojokerto. Sepeda motor Yamaha Mio nopol S 6259 QE yang dikendarai Muhammad Yasin (42), warga Desa Candiwatu Pacet Mojokerto dan sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Imroatul Azizah (25), warga Desa Medali Puri Mojokerto.

Usia menabrak beberapa motor tersebut, kemudian sopir membanting setir ke kiri menabrak tebing untuk menghentikan laju truknya sekaligus mencegah lebih banyak korban. Selain menghantam tebing, truk juga menabrak mobil Toyota Avanza warna hitam nopol N 1855 EO yang diparkir di kiri jalan.

Anton ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Mojokerto pada Jumat (25/8/2033). Tersangka dijerat dengan pasal 310 ayat (4) dan pasal 310 ayat (2) UU RI nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular