BerandaHukum KriminalKejari Kota Mojokerto Musnahkan Ratusan Ribu Barang Bukti Okerbaya dan Sabu

Kejari Kota Mojokerto Musnahkan Ratusan Ribu Barang Bukti Okerbaya dan Sabu

KABAR MOJOKERTO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto memusnahkan barang bukti atas beragam kasus peredaran  jamu dan obat kuat yang tidak memiliki izin edar di halaman kantor kejaksaan setempat. Pemusnahan dilakukan pada barang bukti yang telah mempunyai hukum tetap.

Agenda pemusnahan tersebut turut dilaksanakan pada barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dan pil dobel L. Pemusnahan digelar di halaman kantor Kejari Kota Mojokerto, Selasa (29/8/2023).

“Ada jamu kuat, pil dobel L dan sabu juga yang kita musnahkan,” kata Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin, kepada wartawan usai memusnahkan barang bukti.

Sesuai data yang ada, jumlah narkoba jenis sabu-sabu yang dimusnahkan mencapai seberat 3,88 gram, pil koplo atau pil dobel L sebanyak 111.700 butir serta jamu sebanyak 22.641 buah dari berbagai jenis dan merk.

Proses pemusnahan BB di halaman kantor Kejari Kota Mojokerto, 29 Agustus 2023.

Proses pemusnahan dilakukan dengan beberapa cara, untuk barang bukti sabu-sabu, pil koplo dimasukkan ke dalam tong berisi air. Untuk jenis obat kuat ilegal dibakar secara bersama-sama.

Sedangkan untuk jamu cair dituangkan ke dalam kubangan yang dibuat dibelakang kantor Kejari Kota Mojokerto.

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut berasal dari 7 perkara pidana umum. Perkara ini diputus selama periode bulan Juni-Agustus 2023. Pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan perintah putusan pengadilan, yakni disita dan dimusnahkan.

Konferensi pers dalam agenda pemusnahan BB di halaman kantor Kejari Kota Mojokerto, 29 Agustus 2023.

“Setiap barang bukti yang memiliki kekuatan hukum tetap kita wajib memusnahkannya,” tegas Bobby.

Bobby menyebut, jamu dan obat kuat yang hari ini dimusnahkan lantaran tidak memiliki izin edar dari BPOM maupun Kementerian Kesehatan.

“Yang pasti barang tidak memiliki izin tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Kemudian kandungan yang ada di dalam suplemen maupun jamu tersebut tidak ada BPOM-nya, sehingga tidak bisa dijamin kadarnya dalam segi kesehatan,” pungkas Bobby.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular