BerandaHukum KriminalSopir Truk yang Perkosa Teman Pacarnya di Mojokerto Divonis 9 Tahun Penjara

Sopir Truk yang Perkosa Teman Pacarnya di Mojokerto Divonis 9 Tahun Penjara

Kabar Mojokerto – Slamet Kurnia Efendi (22) asal Kecamatan Trawas, Mojokerto sopir truk box terdakwa kasus pemerkosaan terhadap teman pacarnya yang masih dibawah umur divonis pidana penjara selama 9 tahun.

Selain pidana penjara, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto juga menjatuhkan hukuman denda sebesar Rp 1 miliar.

Sidang pembacaan putusan berlangsung di ruang sidang cakra PN Mojokerto pada Rabu, 23 Agutus 2023. Majelis hakim diketuai oleh Fransiskus Wilfrirdus Mamo serta dua anggotanya, Rosdiati Samang dan Yayu Mulyana.

Terdakwa Slamet mengikuti sidang secara daring dari Lapas Kelas IIB Mojokerto. Sedangkan Penasihat Hukumnya Slamet, Handoyo dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yessi Kurniani dan Ari Wibowo hadir secara langsung di ruang sidang.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan kurangan selama 4 bulan,” kata Hakim Ketua Fransiskus saat membacakan amar putusan.

Hakim menilai terdakwa melanggar pasal sebagaimana dakwaan primer jaksa, yaitu pasal 76D juncto pasal 81 ayat (2) UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan bahwa perbuatan Slamet telah merusak masa depan korban dan meresahkan masyarakat. Keadaan itulah yang menjadi pertimbangan hakim memperberat hukuman Slamet. Sedangkan hal yang meringankan, Slamet mengakui dan menyesali perbuatannya.

Baik JPU maupun Penasihat Hukum terdakwa sama-sama menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding atas vonis tersebut.

Vonis 9 tahun penjara yang dijatuhkan terhadap sopir truk box itu lebih ringan dibanding tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak ini dengan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

“Kami belum bisa menyatakan akan banding atau tidak. Saat ini kami masih pikir-pikir karena akan melaporkan kepada pimpinan terlebih dahulu,” kata JPU Yessi Kurniani saat ditemui usai sidang.

Diketahui Slamet ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto pada bulan Februari 2023. Pria asal Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto ini telah memperkosa seorang gadis yang saat itu duduk bangku SMP. Gadis berusia 16 tahun itu merupakan teman pacarnya sendiri.

Berdasarkan keterangan korban, Slamet melakukan aksi bejatnya sebanyak dua kali. Aksi pertama terjadi pada Maret 2020 lalu saat korban mengunjungi kos pacar Slamet yang sedang kosong.

Saat itu, Slamet mengintimidasi korban untuk merahasiakan perbuatannya. Namun, korban merasa ketakutan dan akhirnya bercerita kepada pacarnya. Merasa tidak terima, pacar korban langsung melabrak Slamet hingga keduanya terlibat pertengkaran.

Setahun berlalu sejak kejadian pertama, ternyata SK masih mengintai korban yang sama. Hingga pada Januari 2021, SK mencegat korban di gang dekat rumahnya saat tengah malam dan melakukan aksi yang kedua kalinya.

Korban akhirnya mengadu kepada orang tuanya, setelah dua kali mendapat tindakan cabul dari Slamet. Orang tua korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mojokerto.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular