BerandaLayanan PublikWaktu yang Tepat Mengucapkan Niat Puasa Ramadan, Awas Salah Lur

Waktu yang Tepat Mengucapkan Niat Puasa Ramadan, Awas Salah Lur

Kabarmojokerto.idBulan Ramadan tiba, umat Islam di seluruh penjuru dunia berlomba melaksanakan amalan wajib dan sunah di bulan yang penuh berkah ini. Salah satunya adalah dengan berpuasa.

Saat hendak menjalani ibadah puasa, niat puasa menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan. Hal ini mengingat niat merupakan syarat sahnya puasa dan termasuk rukun puasa.

Dalam konteks puasa Ramadhan, niat merupakan ibadah yang diucapkan dalam hati dengan persyaratan dilakukan pada malam hari dan wajib menjelaskan kefarduannya di dalam niat tersebut. Berikut contoh niat puasa Ramadan beserta artinya.


ู†ู€ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุบู€ูŽุฏู ุนูŽู€ู†ู’ ุง ูŽุฏูŽุงุกู ูู€ูŽุฑู’ุถู ุดู€ูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ู€ูŽุถูŽุงู†ู ู‡ู€ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุณูŽู‘ู€ู†ู€ูŽุฉู ู„ูู„ู€ู‘ู‡ู ุชู€ูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽย 

Nawaitu shauma ghadin โ€˜an adaโ€™i fardhis syahri ramadhani hadzihis sanati lillahi taโ€™ala.


โ€œSaya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan keajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah swt semata.โ€

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallamย dalam sabdanya menyampaikan anjuran kepada orang yang hendak berpuasa untuk membaca niat puasa Ramadhan pada malam hari atau sebelum terbitnya fajar. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallamย bersabda:


ู…ูŽู†ู’ ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฌู’ู…ูŽุนู ุงู„ุตูู‘ูŠูŽุงู…ูŽ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุงู’ู„ููŽุฌู’ุฑู ููŽู„ูŽุง ุตููŠูŽุงู…ูŽ ู„ูŽู‡ูย ย 

โ€œSiapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu hajar, maka ia tidak berpuasa,โ€ (Hadits Sahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidz: 662, dan al-Nasaโ€™i: 2293).

Dalam Islam ada aturan terkait membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh. Namun ada beberapa perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Karena ada yang membolehkannya, ada juga yang tidak.


Melansir artikel berjudul Lafal dan Cara Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh dijelaskan bahwa tiga mazhab selain Malikiyah, wajib mengulangi niat di setiap puasa.

Sementara, pendapat Malikiyah membolehkan untuk mengumpulkan niat puasa sebulan di malamย  pertama bulan Ramadhan. Alias tidak perlu mengulangi niat di hari berikutnya

Di Indonesia, pendapat Malikiyah ini banyak diadopsi, meskipun penduduknya mayoritas penganut mazhab Syafiโ€™i. Hal ini, tentu di bawah bimbingan para kiai dan masyayikh, salah satunya dengan merujuk kalam Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH A Idris Marzuqi di dalam karyanya Sabil al-Hudaย yang berisikan himpunan wadhifah dan amaliah.


โ€œ
Untuk berjaga-jaga agar puasa tetap sah ketika suatu saat lupa niat, sebaiknya pada hari pertama bulan Ramadhan berniat taqlid (mengikut) pada Imam Malik yang memperbolehkan niat puasa Ramadhan hanya pada permulaan saja. Dan adanya cara tersebut bukan berarti membuat kita tidak perlu lagi niat di setiap harinya, tetapi cukup hanya sebagai jalan keluar ketika benar-benar lupa,โ€demikian bunyi kalam KH A Idris Marzuqi dalam Kitab Sabil al-Huda, halaman 51.


Di dalam kitab tersebut, ulama kharismatik dari Kediri, Jawa Timur tersebut mencontohkan lafazh niatnya sebagai berikut:


โ€Ž
ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุฌูŽู…ููŠู’ุนู ุดูŽู‡ู’ุฑู ุฑูŽู…ูŽุถูŽุงู†ู ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุณูŽู‘ู†ูŽุฉู ุชูŽู‚ู’ู„ููŠู’ุฏู‹ุง ู„ูู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ู…ูŽุงู„ููƒู ููŽุฑู’ุถู‹ุง ู„ูู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ย 


Artinya: โ€œ
Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Taalaโ€ (terjemahan dari penulis).


Kendati telah membaca niat puasa Ramadhan sebulan penuh, umat Islam tetap dianjurkan untuk membaca niat di hari-hari berikutnya.

Bacaan niat sebulan penuh dilakukan sebagai langkah antisipasi bila mana di kemudian hari lupa niat, puasanya tetap sah dan bisa diteruskan. Sebab dicukupkan dengan niat puasa sebulan penuh di awal Ramadhan.

penulis : Herman

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular