BerandaPeristiwaPuluhan Kendaraan Terjaring Razia Gabungan Dishub Provinsi Jatim dan Satlantas Polres Mojokerto...

Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Gabungan Dishub Provinsi Jatim dan Satlantas Polres Mojokerto Kota

KABAR MOJOKERTO – Puluhan kendaraan angkutan umum dan angkutan barang terjaring dalam razia Tim Gabungan UPT LLAJ Mojokerto Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur dan Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Tim Gabungan merazia sejumlah kendaraan di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto pada Rabu (6/9/2023). Total terdapat 42 kendaraan terjaring dalam razia rutin tersebut.

Dari angkutan umum, ditemukan sebanyak 20 bus hijau dan bus kuning tidak memiliki surat izin trayek karena masa berlakunya yang sudah habis. Salah satu hukumannya yaitu 20 bus tersebut tidak bisa beroperasi sampai mengurus surat ijin trayek.

Angkutan barang dalam razia rutin Tim Gabungan di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto pada Rabu (6/9/2023).

Angkutan barang, diberlakukan sanksi penilangan terhadap 22 kendaraan. Puluhan angkutan barang ini melanggar uji KIR yang belum diperpanjang.

Selain pelanggaran dalam bentuk tidak memiliki kelengkapan surat keterangan uji KIR, pelanggar dari angkutan barang juga ditemukan kendaraan yang overload atau muatan berlebih dari kapasitasnya.

Tim Gabungan melakukan pengecekan kendaraan dengan lengkap, termasuk diantaranya lampu-lampu, wiper, palu pemecah kaca, P3K dan surat-surat seperti buku uji dan KPS.

Kasi Dalops UPT LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid menjelaskan, kegiatan operasi gabungan ini rutin digelar setiap bulan. Sehingga razia ini bukan merupakan sebuah hal baru, karena memang intens dilaksanakan.

Dari operasi hari ini petugas melakukan penindakan terhadap 42 kendaraan yang kesemuanya bermasalah dengan administrasi, diantaranya masalah surat-surat seperti izin trayek yang sudah habis masa berlaku, izin KIR yang sudah habis dan surat kelengkapan lainnya.

Bus umum turut mendapat razia Angkutan barang dalam razia rutin Tim Gabungan di Terminal Kertajaya.

“Untuk bus kuning dan hijau ada 20 kendaraan yang tidak layak jalan sudah kita lakukan penindakan. Rata-rata trayeknya sudah habis masa berlakunya,” kata Yazid kepada Kabarmojokerto.id selepas razia.

Sementara untuk kendaraan angkutan barang yang terjaring razia didominasi oleh truk dan pickup. Rata-rata pelanggaran yang ditemukan yaitu uji KIR yang belum diperpanjang.

“Yang banyak itu buku KIR sudah mati, ada yang muatannya tidak sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Bus antar Provinsi juga tak luput dari razia petugas. Namun petugas tak menemukan pelanggaran.

“Untuk bus antar provinsi tadi sudah lengkap semua, hanya bus kuning dan hijau trayeknya belum diperpanjang,” tandasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular