BerandaPeristiwaTiga Kecamatan di Mojokerto Hujan, Data BMKG dan Mitos Hujan Karena Gunung...

Tiga Kecamatan di Mojokerto Hujan, Data BMKG dan Mitos Hujan Karena Gunung Penanggungan Terbakar

KABAR MOJOKERTO – Tiga kecamatan di Mojokerto Raya mulai memasuki musim hujan usai mengalami kemarau yang tergolong panjang. Bahkan beberapa Desa di kaki Gunung Penanggungan juga sampai mengalami kekurangan air bersih.

Beberapa kecamatan di Kabupaten Mojokerto mulai diguyur hujan pada Jumat 03 November 2023, yaitu Kecamatan Jatirejo, Gondang dan Pacet. Meski hujan masih di beberapa wilayah, namun hujan ini membuat udara menjadi lebih sejuk, sebab ini adalah hujan pertama setelah kemarau panjang.

Soal hujan di Mojokerto, ada beberapa mitos atau kepercayaan sebagian masyarakat yang menyebut akan segera turun hujan ketika Gunung Penanggungan terbakar. Setelah beberapa kali vegetasi keringnya terbakar, Kamis (2/11/2023) mengalami kebakaran hebat yang sempai terlihat di beberapa Kabupaten/Kota sekitar Mojokerto.

“Hujan turun sekitar pukul 14.00 WIB. Alhamdulillah udara menjadi lebih adem,” ungkap Pika (36) warga Kecamatan Gondang kepada Kabarmojokerto.id, Jumat 03 November 2023.

Pika mengatakan sebelum hujan sempat mendung cukup tebal. Tiba-tiba hujan langsung turun deras. “Mendung dulu kemudian hujan sedang. Ini hujan pertama sejak beberapa bulan terakhir,” ujar Pika.

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim membenarkan jika terjadi hujan di tiga kecamatan yang ada diwilayah Kabupaten Mojokerto.

“Pacet, Jatirejo dan Gondang. Kalau Pacet dan Jatirejo itu di wilayah hutan,” kata Khakim.

Hujan turun di tiga kecamatan itu dilaporkan dengan intensitas ringan sampai sedang meskipun tidak merata. Hingga pukul 14.30 WIB hujan masih mengguyur di wilayah tiga kecamatan itu.

Data prakiraan cauca BMKG peringatan dini cuaca wilayah Jawa Timur pada Jumat 03 November 2023.

Waspadai hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada Siang-Sore hari di wilayah Lamongan, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Kab. Madiun, Kota Madiun, Ngawi, Magetan, Kab. Kediri, Kota Kediri, Kab. Malang, Kab. Pasuruan, Lumajang, Bondowoso, Bangkalan dan Pamekasan.

Masyarakat sendiri soal segera turun hujan di Mojokerto Raya pasca Gunung Penanggungan mengalami kebakaran memang menjadi mitos.

Khususnya bagi warga Kecamatan Ngoro, Pungging, dan Trawas. Meski tidak ada kepastian mengani ihwal ini. Namun Dian (30) warga Desa Patung Kecamatan Pungging membenarkan mitos ini.

“Iya ini hanya mitos, kalau orang dulu gitu. Kalau Gunung Penanggungan terbakar, maka akan segera turun hujan,” jelasnya.

Ditanya soal mitos ini berasal dari alasan apa, pihaknya tidak tahu secara pasti. Karena dirinya secara pribadi juga tidak mengambil persoalan ihwal ini, hujan atau tidak karena Gunung Penanggungan terbakar bukan menjadi persoalan yang penting diperdebatkan.

jurnalisLukman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular