BerandaSejarahGepuk Emas, Inovasi Kreatif Puskesmas Ngoro Pencegahan Penyakit di Desa-desa

Gepuk Emas, Inovasi Kreatif Puskesmas Ngoro Pencegahan Penyakit di Desa-desa

Ngoro – Setiap puskesmas berkewajiban mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berkomitmen dalam upaya pencegahan dan mengurangi resiko kesehatan yang dihadapi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, UPT Puskesmas Ngoro memiliki inovasi Gepuk Emas, akronim dari Gerakan Puskesmas Keliling Masyarakat Sehat. Inovasi tersebut digagas pada tahun 2018 untuk melayani pencegahan dan antisipasi penyakit masyarakat di setiap desa.


Berkat terobosan tersebut, UPT Puskesmas membawa Kabupaten Mojokerto meraih Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Tahun 2018 Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala UPT Puskesmas Ngoro, Sunyoto mengatakan, ide inovasi Gepuk Emas dilatarbekangi keinginan masyarakat desa bertemu dengan dokter. Selain itu, tujuan Gepuk Mas juga memberi informasi dan edukasi, serta integrasi kesehatan reproduksi ke dalam strategi dan program nasional.

Kegiatan Gepuk Mas dilaksanakan di 13 desa di wilayah kerja Puskesmas dengan melibatkan lintas sektor, baik  dari Pemdes, Koramil, dan Polsek.  Pada pelaksanaanya, tersedia semua pelayanan kesehatan meliputi promosi kesehatan difasilitasi oleh tenaga promosi kesehatan, pelayanan umum oleh dokter umum, dan pelayanan gigi oleh dokter gigi.


Ada pula pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) oleh bidan dan perawat (KB, pemeriksaan leher rahim atau Inspeksi Visual Asam asetat/IVA dan USG), serta laboratorium serta apotek.

“Saat itu antusiasme masyarakat luar biasa, sekali digelar ada ratusan orang,” katanya kepada kabarmojokerto.id.

Dengan adanya inovasi jemput bola Gepuk Mas, dapat ditemukan beberapa pasien yang membutuhkan operasi namun tidak memiliki dana yang cukup. Maka, aksi selanjutnya dari Gepuk Mas yakni melakukan Gerakan Operasi Rakyat (Gopar), yang juga difasilitasi oleh UPT Puskesmas Ngoro dan kepedulian para stakeholders.

Kegiatan Gepuk Mas ini selaras dengan tujuan pembangunan yaitu kesehatan yang baik. Artinya menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala bidang.

Gepuk Emas gencar dilaksanakan tahun 2018 sampai 2019. Pada tahun selanjutnya, pelaksanaannya terkendala Pandemi Covid-19. Namun, bukan berarti sudah tidak ada lagi. Germas tetap dilakukan dengan cara penyuluhan.

“Kalau sekarang (2023) masih ada tapi tidak sebesar dulu. Satu desa setahun sekali, tapi semua orang di wilayah Ngoro boleh datang, jadi tidak hanya warga desa itu,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular