BerandaSejarahSalut, Puskesmas Pandan Jemput-Antar Ibu Bersalin secara Gratis

Salut, Puskesmas Pandan Jemput-Antar Ibu Bersalin secara Gratis

Pacet- Berbagai upaya ditempuh Puskesmas Pandan di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto untuk mencegah kematian ibu dan bayi. Faskes tingkat pertama ini menyediakan layanan jemput dan antar ibu bersalin secara gratis.

Layanan tersebut disebut dengan Anjelin, yaitu akronim dari Antar Jemput Ibu Bersalin. Anjelin bisa dinikmati secara gratis oleh semua lapisan masyarakat 10 desa di Kecamatan Pacet yang menjadi wilayah kerja UPT Puskesmas Pandan.

Meliputi Desa Pandan, Warugunung, Candiwatu, Sumberkembar, Tanjungkenongo, Kuripansari, Kembangbelor, Mojokembang, Bendunganjati dan Nogosari.

“Anjelis untuk mempermudah ibu hamil mendapatkan pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan,” kata Kepala UPT Puskesmas Pandan Rany Juliastuti kepada kabarmojokerto.id, Kamis (16/3/2023).

Pasien ditangani bidan desa sambil menunggu jemputan ambulans (Dokumentasi Puskesmas Pandan)

Untuk mendapatkan layanan Anjelis, keluarga ibu hamil yang sudah saatnya bersalin, harus segera menghubungi bidan desa. Sehingga bidan desa langsung menelepon Tim Samper Anter Puskesmas Pandan.

Selanjutnya, bidan desa menuju ke rumah pasien dengan membawa peralatan medis untuk melakukan pemeriksaan awal. Di sisi lain, sopir ambulans Puskesmas Pandan ditugaskan menjemput pasien ke rumah.

Ibu yang akan melahirkan pun dibawa ke Puskesmas Pandan untuk menjalani persalinan. Faskes tingkat pertama ini menyiagakan setidaknya 1 dokter dan bidan untuk menolong persalinan.

“Pasca persalinan, pasien juga kami antar ke rumahnya dengan ambulans puskesmas,” jelas Rany.

Pasien menjalani persalinan di Puskesmas Pandan (Dokumentasi Puskesmas Pandan)

Ia menuturkan, layanan Anjelis bisa mempercepat penanganan terhadap ibu melahirkan. Sehingga risiko kematian ibu dan bayi bisa diminimalisasi. Sebab persalinan yang lama dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi ibu dan bayi.

“Antara lain infeksi intra partum, rupture uteri, cincin retraksi patologis, pembentukan fistula, cedera otot-otot dasar panggul dan efek bagi janin,” pungkas Rany.

(Penulis: Muhammad Gusta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular