BerandaWisataLibur Nataru, Tempat Wisata di Mojokerto Meningkat 300 Persen

Libur Nataru, Tempat Wisata di Mojokerto Meningkat 300 Persen

Kabarmojokerto.id, Mojokerto – Selama libur Natal dan tahun baru (Nataru), pengunjung tempat wisata di Kabupaten Mojokerto naik drastis hingga 300 persen. Kenaikan wisatawan sudah terjadi sejak seminggu yang lalu.

Seperti yang terjadi di Pemandian Air Panas Padusan, jumlah wisatawan yang datang meningkat sejak Sabtu (24/12/2022), yaitu 657 orang. Keesokan harinya, pengunjung wisata yang berada di Desa Padusan, Kecamatan Pacet itu melonjak drastis mencapai 2.127 orang. Kemudian dihari efektif yaitu Senin-Jumat (26-30 Desember 2022), jumlah wisatawan 814, 611, 707, 751 dan 592 orang.

Puncak lonjakan wisatawan mulai terasa hari ini karena bertepatan dengan malam tahun baru 2023. Hingga pukul 11.00 WIB saja, jumlah wisatawan sudah menembus angka 881 orang.

Kepala Disbudparpora Kabupaten Mojokerto Norman Handhito mengatakan, momen libur malam tahun baru ini pengunjung wisata Pemandian Air Panas Padusan naik hingga 25 persen. Sebelum liburan pengunjung yang datang di hari Minggu mencapai 1.700 orang, sementara saat pekan liburan wisatawan yang datan naik menjadi 2.127 orang.

“Harapan kami pengunjung bisa lebih tinggi, tapi karena cuaca yang sering hujan deras menjadi kendalanya. Kami bersyukur ada kenaikan pengunjung,” kata Norman kepada detikJatim di lokasi, Sabtu (31/12/2022).

Norman memprediksi puncak kunjungan di Pemandian Air Panas Padusan terjadi hari ini sampai besok, Minggu (1/1/2023). Karena itu, sejumlah perbaikan di tempat wisata ini sudah dikerjakan. Bahkan, objek wisata yang menyediakan kolam renang anak dan dewasa, serta kolam air panas ini dibuka 24 jam setiap akhir pekan.

“Pemeliharaan rutin kolam renang kami perbaiki keramiknya, fasilitas ibadah atau musala juga. Beberapa hari airnya kami bersihkan. Kalau di sini sumber airnya bagus. Sehingga airnya terjamin baik panas maupun yang dingin, tidak akan kotor,” terangnya.

Lonjakan signifikan terjadi di Waterpark Ubalan, Desa/Kecamatan Pacet. Sebelum libur Nataru, rata-rata wisatawan yang datang mencapai 30 orang per hari. Namun saat momen libur nataru ini menjadi 120-150 orang per hari.

Koordinator Waterpark Pacet Irawan Pujo mengatakan terdapat sejumlah faktor yang membuat minat wisatawan kian minim. Yaitu seringnya hujan turun selama libur Nataru, harga tiket yang terlalu mahal karena Rp 30 ribu per orang, serta belum bisa buka sampai malam. Jam buka wisata yang dikelola Pemkab Mojokerto ini pukul 07.30-16.00 WIB.

“Tiket terlalu mahal, Rp 30 ribu untuk dewasa dan anak-anak, hari biasa dan liburan sama. Jadi, masyarakat pikir-pikir mau masuk ke sini. Kami usulkan penurunan harga tiket tahun depan,” jelasnya.

Untuk mendongkrak wisatawan, lanjut Pujo, tahun depan pihaknya mengajukan alat pemanas air. Sehingga para pengunjung bisa membilas diri usai bermain air untuk mencegah kram. Selain itu, bukit ubalan di atas kolam renang akan dibuka untuk camping. Sehingga Waterpark Ubalan nantinya buka sampai malam.

“Kalau buka malam butuh bilas air hangat karena airnya terlalu dingin di sini. Sering kali anak-anak kram karena kondisi kurang fit atau belum makan,” pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Kabar Popular